INFORMATION TECHNOLOGY RELATEDNESS TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN KNOWLEDGE MANAGEMENT CAPABILITY SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Information Technology Relatedness
Information technology relatedness didefinisikan sebagai penggunaan infrastruktur teknologi informasi dan proses manajemen teknologi informasi antar unit-unit bisnis secara bersama-sama yang terdiri terdiri dari 4 aspek yang saling melengkapi satu sama lain yaitu: relatedness of information technology infrastructure, relatedness of information technology strategy making processes, relatedness of information technology human resource management processes, relatedness of information technology vendor management processes. (Tanriverdi, 2006).
1. Relatedness Of Information Technology Infrastructure Infrastruktur teknologi informasi yang distandarisasi dibagi oleh unit-unit bisnis yang memungkinkan adanya boundary-spanning (rentang batas) proses bisnis dan memberikan dasar atau pondasi untuk perubahan knowledge (Broadbent et al., 1999; Gold et al.,2001). Brown dan Magill, (1998) menyatakan bahwa menstandarisasi semua aspek infrastruktur teknologi informasi dilakukan ketika unit-unit bisnis membutuhkan otonomi untuk mempertemukan kebutuhan teknologi informasi mereka yang spesifik.
2. Relatedness Of Information Technology Strategy Making Processes
Biasanya strategi teknologi informasi yang sama antar unit-unit bisnis memaksa otonomi dan kinerja unit-unit bisnis individu (Sawhney, 2001). Sedangkan strategi teknologi informasi yang khusus dalam unit-unit bisnis memaksa adanya boundary-spanning untuk inisiatif teknologi informasi. Tanriverdi, (2006) menyatakan bahwa untuk mencapai keseimbangan antara intervensi perusahaan dan otonomi unit bisnis dalam menggunakan proses penyusunan strategi yang secara langsung memberikan strategi umum untuk membuat keputusan teknologi informasi bagi unit-unit bisnis. Perusahaan memerlukan proses penyusunan strategi teknologi informasi bersama antara unit-unit bisnis untuk mengembangkan strategi teknologi informasi khusus mereka, sehingga hal tersebut dapat meningkatkan ketaatan mereka pada tujuan perusahaan. Proses penyusunan strategi teknologi informasi bersama antara unit-unit bisnis membantu perkembangan pemahaman terhadap kebutuhan knowledge antar unit-unit bisnis. Read more…
KAPASITAS SUMBERDAYA MANUSIA, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN PENGENDALIAN INTERN AKUNTANSI
Pelaporan Keuangan Pemerintah
Laporan keuangan pada dasarnya merupakan asersi dari pihak manajemen pemerintah yang menginformasikan kepada pihak lain, yaitu para pemangku kepentingan (stakeholder), tentang kondisi keuangan pemerintah. Di Indonesia, laporan keuangan pokok yang harus dibuat oleh pemerintah sebagaimana tercantum dalam pasal 30 UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara meliputi: (1) Laporan Realisasi APBN/D, (2) Neraca, (3) Laporan Arus Kas, (4) Catatan atas Laporan Keuangan, dan (5) Lampiran laporan keuangan perusahaan negara/daerah.
Nilai Informasi
Agar manfaat dan tujuan penyajian laporan keuangan pemerintah dapat dipenuhi maka informasi yang disajikan harus merupakan informasi yang bermanfaat bagi pihak yang berkepentingan dengan informasi tersebut. Mengatakan bahwa informasi harus bermanfaat bagi para pemakai sama saja dengan mengatakan bahwa informasi harus mempunyai nilai (Suwardjono, 2005). Read more…
TUGAS TERSTRUKTUR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH AKUNTANSI POKOK BAHASAN JURNAL PENYESUAIAN MAHASISWA SEMESTER I JURUSAN AKUNTANSI
Konsep Belajar dan Prestasi Belajar
Belajar merupakan proses internal komplek. Hal ini karena melibatkan seluruh aspek mental, yang meliputi ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dalam proses belajar, dosen dapat mengamati secara langsung proses internal mahasiswa. Proses belajar tersebut merupakan respon mahasiswa terhadap tindakan belajar dan mengajar dari dosen (Dimyati dan Mudjiono, 2002:18).
Prestasi merupakan hasil yang dicapai seseorang ketika mengerjakan tugas atau kegiatan tertentu Prestasi akademik adalah hasil belajar yang diperoleh dari kegiatan pembelajaran di sekolah atau di perguruan tinggi yang bersifat kognitif dan biasanya ditentukan melalui pengukuran dan penilaian. Sementara prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh mata kuliah, lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka yang diberikan oleh dosen (Tulus, 2004:74). Read more…
PENYAMPAIAN INFORMASI KEUANGAN DAN NON KEUANGAN BANK SYARIAH
Berdasarkan UU No 10/1998 Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Bank dapat dibagi atas dua jenis yaitu bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat. Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau “berdasarkan prinsip usaha syariah” yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Adapun Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau “berdasarkan prinsip syariah” yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Read more…
RASIO CAMEL TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA DI BANK SYARIAH
Bank syariah yang dalam operasionalnya memiliki fungsi yang lebih luas dari bank konvensional seperti yang diuraikan dalam Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) 2003 yaitu sebagai Manajer Investasi, Investor, Penyedia Jasa Keuangan dan Lalu Lintas Pembayaran, serta Pengembangan Fungsi Sosial. Khan (1992), dalam Sofie (2005), mengidentifikasikan tujuan laporan keuangan akuntansi syariah antara lain adalah penentuan laba rugi yang tepat dan melaporkan dengan benar dan adaptable terhadap perubahan. Syahatah (2001) membagi tujuan akuntansi keuangan (laporan keuangan) diantaranya membantu pengambilan keputusan yang lebih baik dan menentukan besarnya penghasilan yang wajib dizakati. Sehingga idealnya di bank syariah tidak ada praktik manajemen laba, karena informasi yang tersaji dalam laporan keuangan yang mengandung unsur manajemen laba dapat berbeda dari kondisi yang sebenarnya. Sedangkan secara syariah juga tidak dibenarkan menyampaikan informasi yang salah kepada orang lain. Tetapi karena keterbatasan sumber daya manusia di perbankan syariah dan mayoritas dari mereka juga berasal dari bank konvensional, maka diduga pada bank syariah masih terdapat indikasi praktik manajemen laba. Read more…
COGNITIVE VS PERSONALITY TERHADAP NIAT PENGGUNAAN TEKNOLOGI (INTERNET)
The Role of Cognitive Style in Use
Cognitive adalah istilah yang digunakan dalam psikologi kognitif untuk menggambarkan suatu bentuk pikiran atau persepsi dari setiap individu, atau mereka lebih menyukai pendekatan untuk penggunaan seperti informasi dalam menyelesaikan masalah (wikipedia). Salah satu hal yang baru ditahun 1960an adalah mempelajari bagaimana orang berpikir, merasakan, belajar, mengingat, membuat keputusan, dan bagaimana orang memproses (mempersepsikan, menginterpretasikan, menyimpan dan mengambil) data di memori otak. Read more…
PRIVASI, KEMANAN, KEPERCAYAAN, DAN PENGALAMAN TERHADAP NIAT UNTUK BERTRANSAKSI SECARA ONLINE
1. The Theory Planned Behavior
The theory planned behavior (TPB) (Azjen, 1985, 1991) merupakan pengembangan dari the theory reasoned action (TRA) (Azjen and Fishbein, 1980). Inti dari the theory planned behavior dan the theory reasoned action, adalah niat individu untuk melakukan perilaku tertentu. Dalam the theory reasoned action dan the theory palnned behavior, sikap terhadap perilaku dan norma subyektif pada perilaku dinyatakan mempengaruhi niat, tapi the theory palnned behavior memasukkan unsur kontrol perilaku yang dirasakan dalam mempengaruhi perilaku sebagai faktor tambahan yang mempengaruhi niat konsumen untuk bertransaksi secara online. Read more…
KUALITAS SISTEM INFORMASI, PERCEIVED USEFULNESS, DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA AKHIR SOFTWARE AKUNTANSI
Kualitas Sistem Informasi dan Kepuasan Pengguna Akhir
Kualitas sistem merupakan karakteristik dari informasi yang melekat mengenai sistem itu sendiri (DeLone dan McLean (1992). Kualitas sistem juga didefinisikan Davis et al., (1989) dan juga Chin dan Todd (1995) sebagai perceived ease of use yang merupakan seberapa besar teknologi komputer dirasakan relatif mudah untuk dipahami dan digunakan. Perceived usefulness didefinisikan sebagai tingkat dimana seseorang percaya bahwa dengan menggunakan sistem tertentu dapat meningkatkan kinerja (Davis, 1989). Penelitian yang menggunakan variabel usefulness dan ease of use untuk mengukur keberhasilan sistem informasi telah dilakukan oleh Segars dan Grover (1993), Chin dan Todd (1995), serta McHaney dan Cronan (2001). Kualitas informasi merupakan output yang dihasilkan oleh sistem informasi yang digunakan (DeLone dan McLean, 1992). Seddon (1997) menyatakan bahwa kualitas informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi, akan Read more…
INFORMATION TECHNOLOGY RELATEDNESS TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN
Resource Based View (RBV)
Teori yang mendasari penelitian ini adalah Efficiency-based View yang lebih sering dikenal Resource-based View (RBV). RBV dapat diartikan sebagai model berbasis sumber daya yang fokus pada pengembangan atau perolehan sumber daya dan kapabilitas berharga yang sulit atau tak mungkin ditiru oleh pesaing (Hamdan, 2007).
Dierickx dan Cool dalam Roy dan Aubert (1999) berargumen Resource-based View adalah jika perusahaan memiliki sumber daya yang sukar untuk ditiru atau diggantikan dan kemudian dapat diterapkan sebagai suatu competitive strategies, dimana perusahaan lain tidak dapat menerapkan strategi yang sama karena tidak mempunyai akses atas equivalent set of resources tersebut. Read more…
EXTRINSIC MOTIVATION, ABSORPTIVE CAPACITY, DAN CHANNEL RICHNESS TERHADAP SIKAP INDIVIDU ATAS PERILAKU SHARING KNOWLEDGE
Sharing knowledge dalam suatu organisasi dimaksudkan sebagai suatu jenis perilaku extra-role dan jarang diasosiasikan dengan kompensasi dari karyawan atau evaluasi kinerja (Huber, 2001). Individu mempunyai pilihan untuk membagi knowledge yang mereka miliki dengan individu yang lainnya dalam rutinitas pekerjaan mereka sehari-hari. Pilihan tersebut akan dipengaruhi oleh bagaimana mereka bersikap terhadap perilaku sharing knowledge. Sikap seorang individu terhadap suatu perilaku tertentu dapat mempengaruhi perhatian mereka untuk melakukan perilaku sharing dan kemudian mempengaruhi kinerja pekerjaan aktual (Ajzen dan Fishbein, 1980). Read more…
KOMENTAR ANDA